Rindu Murabbina, Kiai Hariri Abdul Adhim

Rindu Murabbina, Kiai Hariri Abdul Adhim

Tulisan ini barangkali tidak menemukan momentumnya, tapi mau bagaimana lagi, tiba-tiba hati merindukan murabbina, KH. Hariri Abdul Adhim, terlebih di tengah pandemi corona dan ‘serangan’ kelompok tertentu kepada sebagaian masyaikh.
……………
………….
kiai hariri adalah sosok yang dielu-elukan sebagai seorang yang sufistik sekaligus pengajar tasawuf yang pastinya mempunyai peranan sangat urgen dalam membentuk karakter Mahasantri Ma’had Aly sukorejo dengan konsentrasi fikih dan usul fikih, karena wawasan fikih harus diimbangi dengan wawasan tasawuf.
……………….
………………
Salah-satu Pendidikan karakter berbasis tasawuf yang beliau ajarkan kepada santrinya adalah untuk tidak merasa lebih tinggi dari orang lain, karena orang yang merasa lebih tinggi dari orang lain, baik posisinya dimasyarakat, jabatan yang diraih, ketinggian keilmuan, kelebihan harta dan lain sebagainya merupakan kesombongan yang pada akhirnya akan merendahkan dan menghinakan dirinya sendiri.
……………….
……………..
Olehkarenanya, seorang dalam semua aspek kehidupannya dengan allah Swt, sebagai tuhannya maupun dengan orang lain harus merendahkan diri serta bergaul dengan budi pekerti yang baik, hal ini sebagaimana hadis nabi,

قَالَ مَنْ تَوَاضَعَ لِلَّهِ دَرَجَةً رَفَعَهُ اللَّهُ دَرَجَةً حَتَّى يَجْعَلَهُ فِي عِلِّيِّينَ وَمَنْ تَكَبَّرَ عَلَى اللَّهِ دَرَجَةً وَضَعَهُ اللَّهُ دَرَجَةً حَتَّى يَجْعَلَهُ فِي أَسْفَلِ السَّافِلِينَ

artinya, barangsiapa yang merendahkan diri karena allah Swt. Satu derajat, maka Allah Swt akan meninggikan kedudukannya satu derajat sehingga Allah menjadikannya dalam golongan orang-orang yang berada di tempat yang tinggi di surga. Barangsiapa yang menyombongkan diri kepada allah Swt satu derajat maka allah Swt akan merendahkan satu derajat sehingga menjadikannya tersmasuk golongan orang-orang rendah.

Penulis: Admin Tanwirul Afkar