Sekali Lagi, Hati-Hati Ngustaz berujung Menyesatkan

Sekali Lagi, Hati-Hati Ngustaz berujung Menyesatkan

Ulama Akhirat vs Ulama Dunia

Jika membaca karya imam al Ghazali, ihya ulumuddin misalnya, maka akan kita temukan Kategori Ulama kedalam dua kategori di atas serta karakteristik keduanya. Nampaknya saat itu Imam al Ghazali telah resah dengan lahirnya Ulama/Kiyai/Ustad/Da’i yg lebih berorientasi pada dunia. Entah jika Imam al Ghazali Hadir Hari ini, mungkin beliu menambah Ustad Telivisi, Ustad Youtube, Ustad FB, Instagram dan lain lain.

Menurut al Ghazali Ulama Akhirat adalah Ulama yg sesungguhnya. Sedangkan Ulama Dunia adalah Ulama Su’ (Ulama jelek, untuk tidak mengatakan jahat) yang menggunakan ilmunya hanya untuk menikmati kenikmatan dunia dan menjadikan ilmunya sebagai media atau wasilah mendapatkan nama besar, meraih jabatan dan kekuasaan.

Ulama Akhirat, jelas Al Ghazali, adalah Ulama yg jika engkau melihatnya, maka ia mengingatkanmu kepada Allah dan kehidupan abadi kelak. Jika engkau melihat seorang ulama, kemudian tiba tiba engkau teringat kepada: Ketulusannya, Perjuangannya, Karya karyanya, Kebaikannya, Keteduhan dakwahnya, keshalihannya, kedalaman ilmunya, kebaikan ahlaknya, kejujurannya, serta membuat hatimu menjadi damai, tenang, mengingatkan akan dosa dosamu dan selalu mengingat Allah, maka pastikan bahwa Ulama yg engkau hadapi adalah Ulama Akhirat. Hati hatilah kepada Ulama yg seperti ini, karena bisa jadi mereka adalah Hamba Pilihan Allah, yang Allah marah jika kita menyakiti mereka.

Sebaliknya, jika engkau melihat Ulama/Kiyai/Ustad/Dai, tiba tiba engkau teringat pada Jabatan-karir politiknya yang berperiode periode, harta bendanya, istri istrinya yang cantik, kebunnya yg luas, mobilnya yang mahal mahal, serta membuat engkau semakin gelisah, bawaannya marah marah mulu, dan membuat engkau semakin tenggelam dalam kemewahan dunia, lupa akan dosa dosa, maka pastikan Ulama/Kiyai/Ustad/dai yang ada dihadapanmu adalah Ulama Dunia alias ulama Su’. Dengarkan aja, tapi jangan ambil dan contoh prilakunya. Sebaiknya Jauhi.

Saya melihat Masih banyak Ulama Ulama, khusunya ulama Pesantren, yang masuk dalm kategori Ulama Akhirat. Semoga.

Itulah salah satu Nasehat al Ghazali, menurut amatan saya. Gus Ulil Abshar Abdalla, pasti lebih keren jika menuliskannya.

Wallhu A’lam
050620

Penulis: Ustaz Imam Nahe’i

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *