Sayembara Tulisan, Melestarikan Tradisi Mengawal Inovasi

Sayembara Tulisan, Melestarikan Tradisi Mengawal Inovasi

هُوَ الَّذِي بَعَثَ فِي الْأُمِّيِّينَ رَسُولًا مِنْهُمْ يَتْلُو عَلَيْهِمْ آيَاتِهِ وَيُزَكِّيهِمْ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَإِنْ كَانُوا مِنْ قَبْلُ لَفِي ضَلَالٍ مُبِينٍ

Dia zat yang mengutus kepada kaum yang tidak bisa baca-tulis sorang rasul yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka. Rasul itu menyucikan mereka dengan mengajarkan ilmu dan hikmat sekalipun sebelumnya mereka berada dalam kesesatan yang nyata. (QS al-Jum’ah: 2)

Di dalam kitab al-Mushaf al-Maisir dikatakan, Nabi Muhammad diutus di tengah kaum yang sebahagian besarnya tidak bisa membaca apalagi menulis. Artinya, orang-orang arab pada waktu itu memang berada pada titik kebodohan dalam hal ilmu pendidikan. Namun orang arab zaman dulu dianugerahi kelebihan, mereka memiliki tingkat daya ingat yang tinggi, hafalannya begitu cepat dan pikiran mereka begitu terbuka.

Pasca Nabi dan para khilafah-khilafah Islam, tercatat dalam sejarah bahwa zaman kejayaan Islam terjadi pada Dinasti Abbasiyah di mana tradisi tulis-menulis menjadi prioritas utama. Terbukti dengan munculnya proses penerjemahan buku-buku Yunani kepada Bahasa Arab kemudian dilanjut dengan didirikannya pendidikan formal secara besar-besaran, bahkan pada abad ke 10, Baghdad memiliki sekitar 300 sekolah. Salah-satu yang terkenal adalah Bait al-Hikmah (820 M). Dari sana, maka tumbuhlah Islam sebagai pusat peradaban dunia sampai pecahnya perang salib.

Oleh karenanya, dalam rangka melestarikan tradisi dan sambil lalu berharap zaman kejayaan Islam dapat dicapai kembali, kru Majalah Tanwirul Afkar (TA) memfasilitasi sahabat santri dan santriwati aktif Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo untuk berkompetensi dalam bidang keterampilan tulis-menulis.

Adapun prosedur perlombaan sebagaimana berikut,

Tahapan Lomba.

  1. Tahap pertama,
  • Pengiriman naskah dimulai semenjak pengumuman lomba diedarkan sampai tanggal 8 Agustus 2020.
  • Tanggal 10 Agustus 2020 Pengumuman pemenag tahap pertama yang akan diraih oleh 10 peserta terbaik.
  1. Tahap kedua,
  • Tanggal 11-14 Agustus presentasi 10 naskah terbaik di perpustakaan Ma’had Aly
  • Tanggal 15 Agutus 2020 pengumuman juara 1, 2, 3 dan harapan.

Ketentuan Dan Syarat Lomba.

  1. Peserta tidak ditarik biaya pendaftaran, gratis!.
  2. Peserta merupakan Santri dan Santriwati Aktif Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo.
  3. Tulisan merupakan karya sendiri, bukan plagiat.
  4. Karya tulis bisa dikirim dalam bentuk: (1) Soft file dengan jumlah kata, maksimal 1000 kata. (2) Tulis tangan dengan menggunakan kertas HVS, Maksimal terdiri dari satu lembar.
  5. Cantumkan biodata terlengkap.
  6. Naskah tulisan dikirim melalui masing-masing kepala daerah (PA/PI), khusus asrama pusat putra dikirim  melalui asrama B.03

Hadiah :

  • Juara 1.
    Trofi Pengasuh + Uang Tunai 400.000,- + Piagam Penghargaan + Kitab.
  • Juara 2.
    Uang Tunai 300.000,- + Trofi + Piagam Penghargaan + Kitab.
  • Juara 3.
    Uang Tunai 200.000,- + Trofi + Piagam Penghargaan + Kitab.
  • Juara Harapan.
    Piagam Penghargaan + Kitab.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *