Berita Utama Santri

 Tips Tidur Qailulah, Hidup Sehat Ala Islam

Kata Qailulah (قيلولة) berakar dari kata قال – يقيل (qala-yaqilu) yang artinya tidur sebentar atau istirahat. Kalau diperhatikan, ada yang aneh pada lafadz qailulah dan qala – yaqilu. Lafadz qailulah mendapat tambahan satu huruf asing yang misterius, yaitu lam (ل). Sehingga lafadz qailulah memiliki dua lam. Tidak heran kalau banyak yang menyangka lafadz Qailulah berasal dari kata قلّ – يقلّ (qalla-yaqillu) yang berarti sedikit, karena tertipu oleh dua lam ini.

Hal ini juga terjadi pada lafadz غيبوبة (Ghaibubah) berasal dari kataغاب – يغيب  (ghaba-yaghibu) yang berarti terbenam.

Salah satu sunnah Rasulullah SAW yang menjadi kebiasaan para sahabat adalah tidur qailulah. Dalam riwayat Imam Bukhari, Anas bin Malik mengatakan: “Kami bersegera datang ke masjid untuk menanti shalat jum’at dan kami qailulah setelah shalat jum’at.” Imam al Ghazali berkata, “Hendaklah seseorang tidak meninggalkan tidur yang sekejap pada waktu siang hari karena ia membantu ibadah pada malam hari.”

Pada tahun 2010, penelitian di City University of New York menemukan bahwa orang yang biasa tidur siang dengan waktu 10-20 menit memiliki daya ingat yang lebih tajam daripada orang-orang yang tidak tidur pada waktu tersebut.

Tidur sebentar di siang hari (qailulah) juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh dan otak. James Maas, seorang pakar tidur dari Cornill University merumuskan bahwa tidur sebentar di siang hari dapat mengembalikan tenaga dan menjaga kesehatan.

David Dingas, dari Univesity of Pennsylvania School of Medicine mengemukakan bahwa tidur sebentar di siang hari dapat meningkatkan kewaspadaan, kemampuan memori, dan menurunkan kemunkinan sakit jantung dan stress sebesar 30%.

Para peneliti di University of Massachusett Amherst yang mengemukakan hasil penelitian  pertama tentang tidur pada anak usia pra-sekolah. Penelitian ini membuktikan bahwa tidur siang dapat meningkatkan memori anak dan mendukung pembelajaran. Anak-anak yang tidur siang melakukan tugas dengan hasil yang lebih baik setelah bangun tidur siang, begitu juga dengan hari-hari berikutnya daripada anak-anak yang tidak tidur siang. Setelah melakukan uji coba pada sejumlah 40 anak usia pra-sekolah, Rebecca Spencer menyimpulkan bahwa hasil penelitianya menunjukan tidur siang  sangat urgen sebagai konsolidasi memori dan pembelajaran awal.

Sebuah penelitian Endocrine Society’s Journadl of Clinical Endocrinology & Metabolism membuktikan bahwa tidur siang memiliki manfaat bagi tubuh terlebih bagi yang semalam kurang tidur. Tidak perlu lama, cukup 30 menit dapat membantu menghilangkan stress dan meningkatkan system kekebalan tubuh.

“Berdasarkan data yang kami miliki, disarankan tidur siang selama 30 menit untuk memulihkan kembali hormon yang menurun akibat tidur yang kurang semalam,” ujar peneliti dari Université Paris Descartes-Sorbonne Paris Cité, dr Brice Faraut.

Namun, tidur siang yang terlalu lama justru dapat mengakibatkan masalah yang fatal. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Neurology menemukan bahwa kebanyakan tidur bisa meningkatkan  gejala stroke. Begitu pula peneliti Ingris melacak kebiasaan tidur dengan tingkat stroke pada hampir 10.000 orang dewasa setengah baya dan lanjut usia.

Berdasarkan hasil penelitiannya, Indonesia Men’s Health membatasi waktu tidur siang yang sehat dan tepat sebagai berikut:

  1. Tidur siang 10 menit dapat mengurangi kelelahan dan meningkatkan ketajaman otak untuk setidaknya 2,5 jam. Namun manfaat ini tidak ditemukan jika tidurnya hanya 5 menit.
  2. Tidur siang 20 menit dapat menigkatkan reaksi dan performa terhadap tugas yang berhubungan dengan angka.
  3. Tidur siang 30 menit dapat membuat seseorang mengantuk selama 5 menit pertama setelah bangun kemudian segar selama 90 menit berikutnya.
  4. Tidur siang 45-90 menit tidak memberikan manfaat, justru membuat tubuh lebih lelah dari sebelumnya.
  5. Tidur siang lebih dari 90 menit, justru mendatangkan masalah.

Perlu diingat bahwa tidur qailulah bukan tidur di pagi hari terutama setelah shalat subuh. Menurut para salaf, tidur yang terlarang adalah tidur ketika selesai shalat subuh hingga mata hari terbit. Karena pada waktu tersebut adalah waktu untuk menuai pahala yang berlimpah. Mengisi waktu tersebut adalah keutamaan yang sangat besar. Sehingga apabila mereka melakukan perjalanan semalam suntuk, mereka tidak mau tidur di waktu tersebut hingga terbit matahari. Mereka melakukan demikian karena waktu pagi adalah waktu terbukanya pintu rezeki dan datangnya barakah.
Tanwirul Afkar

 

5.0/5.0 Article rating
2 Reviews
Rating Tanwirul Afkar
  1. .
  2. .
  3. .
  4. .
  5. .

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *