Dosen Hukum Islam

Catatan Kedua Kiai Afif, Syarat Dan Ketentuan Salatnya Musafir

Salat  lima waktu wajib dilaksanakan pada waktu yang sudah ditentukan. Akan tetapi, bagi seorang musafir  yang  menempuh perjalalanan dengan jarak  minimal  85 km atau 83 km, maka mendapat keringanan untuk bisa melaksanakan salat fardu bukan pada waktunya. Dalam artian, musafir boleh melaksanakan, misalkan salat asar di waktu salat zuhur dan shalat isya di waktu salat magrib.

Praktek semacam itu, di dalam Kutub al-Turas (kitab-kitab klasik islam) dikenal dengan jamak taqdim. Adapun praktek melaksanakan salat zuhur di waktunya salat asar dan salat magrib di waktu salat isya, maka hal ini disebut dengan  jamak ta’khir.

Syarat-Syarat  JamakTaqdim:

  1. Dua salat dilakukan secara tartib, yakni salat zuhur lebih didahulukan, baru kemudian melakukan salat asar, dan mengerjakan salat magrib terlebih dahulu kemudian salat isya.
  2. Dua salat dilakukan secara muwalat. Artinya, antara salat yang pertama dan yang kedua tidak boleh dipisah dengan rentang waktu yang lama. Standar lama itu adalah diperkirakan cukup melaksanakan salat dua rakaat secepat mungkin.
  3. Niat jamak taqdim dilakukan di dalam salat yang pertama.

Ketentuan Terkait  Jamak Ta’khir:

Tartib dan muwalat tidak menjadi syarat bagi jama’ ta’khir. Oleh karenanya, muwalat hukumnya  tidak wajib, namun hanya sebatas sunah. Lebih dari itu, dalam jamak ta’khir tidak ada kewajiban melakukan niat di dalam salat, baik  pada saat salat yang pertama maupun salat yang kedua.

Tetapi niat jamak  ta’khir wajib dilakukan di dalam waktunya  salat yang pertama (waktu zuhur/waktu magrib). Artinya, niat jama’ ta’khir harus hadir di dalam hati si musafir  pada sebagian waktu  dari beberapa  waktu  yang terbentang dari sejak awal waktu sampai akhir waktu.

Namun tidak cukup bila niat jamak  ta’khir  baru dilakukan, misalkan  satu menit  sebelum berakhirnya waktu zuhur atau magrib. Hal tersebut sebab waktu satu menit tidak cukup digunakan untuk salat dua rakaat atau tiga rakaat

Musafir  yang hendak mengaķhirkan salat  zuhur kepada salat asar atau salat magrib kepada isya, harus melakukan atau memantapkankan niat di dalam hatinya bahwasanya ia hendak mengakhirkan shalat. Niat itu harus sudah dilakukan beberapa saat sebelum berakhirnya waktu zuhur/magrib.

Jika niat tersebut baru dilakukan ketika waktu zuhur/magrib tinggal beberapa saat  atau waktu yang tak memuat bila dilaksanakan salat secara sempurna, maka  orang tersebut  berdosa, meski  jamaknya tetap sah bila sisa waktu tersebut cukup untuk salat satu rakaat.

Di samping itu, jamak taqdim maupun  ta’khir bisa  juga dilaksanakan pada hari jumat dengan cara orang tersebut  melakukan salat asar setelah salam dari salat jumat bila ia melakukan jamak taqdim. Sedangkan  bila melakukan jamak ta’khir, maka salat yang  diakhirkan ke waktu asar bukanlah salat jumat, tapi salat zuhur.

Bukan hanya hal tersebut, musafir tidak hanya boleh men-jamak salat, namun juga boleh meng-qasharnya. Bahkan kebolehan meng qashar dinyatakan di dalam alqur’an surah an-nisa’ ayat 101. Qasar ialah meringkas salat yang aslinya empat rakaat (zuhur, asar dan isya) menjadi dua rakaat.

Syarat-syarat  Salat Qasar:

  1. Salat yang di-qasar harus shalat ada’, bukan salat qadha’. Bedahalnya bila salat yang tertinggal terjadi ketika diperjalanan, maka boleh di-qadha’ dengan cara menqasar pada waktu  perjalanan juga.
  2. Niat qasar harus dibersamakan dengan takbiratul ihram.
  3. Tidak bermakmum kepada imam yang sedang dalam salat sempurna, empat rakaat.

Perjalanan jauh yang menjadi sebab bolehnya melakukan salat qasar dan jamak haruslah  perjalanan yang baik. Hal ini meliputi perjalanan yang  wajib, seperti untuk membayar hutang, perjalanan yang sunnah, seperti  silaturahim, dan pejalanan yang mubah, seperti berdagang. Artinya, perjalanan yang dilakukan bukanlah berupa  maksiat, seperti untuk melakukan korupsi.(AM/ASB)

5.0/5.0 Article rating
5 Reviews
Rating Tanwirul Afkar
  1. .
  2. .
  3. .
  4. .
  5. .

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *