Home Posts tagged pondok pesantren salafiyah syafiiyah sukorejo
Adalah Kiai Afifuddin merupakan wakil pengasuh Pondok Pesantren Salafiyyah Syafi’iyah Sukorejo sekaligus naib mudir di lembaga Ma’had Aly, yang akrab di kalangan santri dengan sapaan Kiai Khafi.  Kiai khafi merupakan sosok kiai yang sangat alim, tawadu’ dan rendah hati. Kehidupan beliau begitu sederhana dengan beratribut sarung dan peci, layaknya seorang santri tulen. Continue Reading
Alhamdulillah,  saya bersyukur termasuk orang yang beruntung dapat belajar secara langsung Kepada Al-Mukarram KH. Afifuddin Muhajir sejak tahun 1995 hingga saat ini. Berarti sekitar 25 tahun kebersamaan  dengan belau. Bagi saya,  rentang waktu 25 tahun adalah  waktu yang sangat cukup untuk berkata jujur dalam menggambarkan sosok panutan ini,  di mana saya  menyaksikan Continue Reading
Tersohor sebagai Kiai yang alim lagi allamah di bidang fiqh dan usul fiqh, keseharian beliau berbanding terbalik dengan ‘ulama-ulama’ yang lagi viral di medsos. Disaat mereka berlomba-lomba unjuk kemampuan  dengan menjawab semua pertanyaan sehingga menyedot perhatian jutaan netizen, Kiai Afif malah memilih jalan khumul. Kiai Afif bukanlah tipikal kiai yang mudah memberikan Continue Reading
Tanggal 20 Januari 2021 merupakan hari penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa (HC) bidang Fiqh- Ushul Fiqh dari UIN Walisongo Semarang kepada K.H. Afifuddin Muhajir. Sosok Wakil Pengasuh Bidang Ilmiah Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo sekaligus Anggota Dewan MUI Pusat (2020-sekarang) tersebut menerima anugerah Doktor Honoris Causa atas sumbangsih keilmuan Continue Reading
Salat  lima waktu wajib dilaksanakan pada waktu yang sudah ditentukan. Akan tetapi, bagi seorang musafir  yang  menempuh perjalalanan dengan jarak  minimal  85 km atau 83 km, maka mendapat keringanan untuk bisa melaksanakan salat fardu bukan pada waktunya. Dalam artian, musafir boleh melaksanakan, misalkan salat asar di waktu salat zuhur dan shalat isya di waktu salat […]Continue Reading
Seringkali saya baca komentar semacam ini: 1. Jangan pakai pendapat ulama, cukup kita kembali kepada Qur’an-Hadis 2. Para ulama tidak ma’shum bisa salah, kita berpegang pada Allah dan Rasul-Nya saja 3. Penafsiran di kitab tafsir itu bisa aja salah, cuma Qur’an dan Hadis yang tidak pernah salah, jadi kenapa pakai kitab tafsir? 4. Jangan menuhankan […]Continue Reading
Orang-orang barat yang telah  meneliti  sejarah Rasulullah saw secara obyektif telah menemukan keagungan yang luar biasa pada diri beliau. Berikut di antara mereka: Dr. Michael H. Hart, Penulis buku The 100, A Ranking of The Most Influential Person in History: Pilihanku untuk menempatkan Muhammad di urutan pertama dalam daftar orang yang paling penting dalam sejarah, […]Continue Reading